Salah Satu Kisah Rain
Hujan akhirnya turun. Alhamdulillah. Ah aku jadi ingin cerita tentang kisah Rain, mari kita mulai. Alkisah Rain diselimuti kabut dan kilat-kilat yang menyambar, Rain tak mengerti kenapa kabut selalu membuat perasaan gelisahnya tak kunjung hilang. Rain lagi-lagi menitikkan bulir-bulir air-nya. Tetesan demi tetesan membuat perasaan Rain semakin sendu. Ia tak mengerti kenapa ia begitu sendu. Tetesan airnya tertiup angin dan membuat arah tetesannya tak jelas. Hatinya bertempur memperlihatkan kilat-kilat semakin menyala. "Ahhh harusnya saat angin membawaku ke arah utara airku tak tertiup dengan mudahnya kesana" Rain menyesal. "Aduuh seharusnya saat angin tertiup ke barat aku juga tak terbawa dengan mudahnya" Seperti itu terus menerus. Angin bosan disalahkan terus. Akhirnya dia angkat bicara. "Kamu tahu, di arah barat sana mereka menantikanmu turun, tapi kau malah menyesalinya." "Dan lagi, apakah kamu tahu di arah utara sana, mereka mengumpat tet...