Api
Ibu bilang jangan bermain api nanti terbakar. Kira-kira seperti itu. Api, jika ia adalah lambang di hatimu, sedikit percikan saja bisa membakar seluruh akal sehatmu. Entah itu karena sedang stress, bosan, tertekan, cemburu, marah. Kau merasa tak bisa melihat warna lain selain warna merah menyala. Kau tak suka ada percikan sedikitpun karena kau akan langsung meledak-ledak tanpa ada pemadamnya. Kenapa kau menjadi api ? Elemen dalam hidupmu sungguh rumit. Aku khawatir kau terkena penyakit kejiwaan. Kau akhir-akhir ini benci sekali ada percikan dan kau merasakan kesakitan sendiri karena kobaran apimu yang semakin tak terkendali. Aku tahu kau jenuh. Aku tahu kau frustasi karena jenuh. Tapi tak bisakah kau menenangkan jiwamu dan tak menunjukkan ketidaksukaanmu ? Kau terlalu ekspresif. Hentikan, kenakan topeng sandiwaramu dengan benar. Api salah satu hal yang tak disukai orang lain. Terlalu panas, mereka enggan dekat. Terlalu menyala, mereka enggan melihat nyala warnamu. Kau...