Tak Mengerti
Terkadang aku sungguh tak mengerti tentang manusia, dengan segala rupa sifat uniknya. Walau kelihatan ada yang mirip tapi manusia itu selalu unik. Untuk itu aku masih perlu loading panjang dalam memasukkan inputan komponen komponen tiap bertemu dengan orang-orang baru untuk menghasilkan output yang nyata. Halah. Belepotan. Intinya aku masih kesulitan untuk menerima keunikan para manusia. Aku terlalu lama memproses. Kalau ada kontes manusia paling lola sedunia, mungkin aku bisa ikut dan menang hahaha. Memproses itu perlu, untuk meminimalisir kemungkinan hal-hal imajinasi yang akhirnya malah memanipulasi ikatan yang nyata. Kata bang Tere Liye, intinya kau akan bingung mana ikatan yang palsu dan nyata. Kalau naik motor, ngerem itu adalah hal yang wajib ada kan ? Nah itu, aku keasikan belajar ngerem. Takut blong rem-nya kalau gak dipakai. Entah kenapa, saat manusia bersosialisasi ada aja kode yang nyempil dan aku merasa harus memecahkannya yang berakibat aku pusing. ...