Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Hei ...

Dirimu yang tertawa begitu manisnya membuat semua orang jatuh hati padamu. Dirimu yang menangis begitu kerasnya membuat semua orang kehilangan akal sehat karenamu. Hei, ingatkah kamu disaat pertama kali belajar naik sepeda ? Kamu ingin menyerah karena tidak ingin terluka, tapi ketika kamu berhasil setiap hari adalah hari baru buatmu, kamu selalu bersama sepedamu. Hei, ingatkah betapa keras kepala dirimu saat tidak ingin tidur siang ? Kamu pura-pura tidur dan ketika melihat malaikat pelindungmu tertidur, kamu berlari dan main-main sepuasmu. Hei, ingatkah kamu, kamu iri dengan anak lain yang bermain air hujan ? Kamu merengek dan akhirnya bermain di halaman belakang rumah. Tapi ada kalanya kamu punya teman bermain air hujan, sangat menyenangkan. Hei, ingatkah kamu ketika kamu menangis ingin main Harvest moon ? Kamu selalu suka dengan hewan kan ? Kamu benar-benar merawatnya dengan baik bukan ? Hei, ingatkah kamu mencoba berdandan seperti wanita dewasa ? Kamu menggunakan...

Dendam dibalas Dendam

Kali ini adalah cerita tentang dendam huahaha, gak tahu kenapa aku lagi demen nulis. Kalau ceritain sakit hati pasti semua orang pernah merasakannya sampai-sampai ada keinginan untuk membalas rasa sakit hatinya dengan cara yang keji. Bagi aku dendam itu kayak lingkaran setan yang gak berujung. Si A merasa tersakiti sama si B dan si A membunuh si B dengan cara kejam, dan mungkin saja keluarga B tidak terima atas perlakuan si A dan ingin membalas dendam. Yak gitu aja terus sampai dunia kiamat. Aku sering nonton anime, hahaha lagi-lagi anime dijadikan referensi. Tapi sih ya, ada benarnya juga gitu. Kayak death note, Light Yagami-kan ingin menciptakan dunia yang damai tanpa kejahatan tapi dia kan termasuk jahat juga yang merenggut hak hidup orang lain sedangkan dia hanya manusia, sejahat jahatnya manusia tidak ada hak untuk bertingkah seperti Tuhan yang mengambil nyawa orang lain. Itu menurutku yaa. Jika dendam didunia ini tidak ada, maka dari dulu tidak akan ada yang namanya per...

Andaikan Transportasi di Indonesia memadai

Saya sebagai seorang rakyat Indonesia saat ini masih bisa berandai-andai. Yaa seperti yang kita ketahui negara-negara maju sangat membuat iri dari segi transportasi umum-nya. Gimana ya, negara maju kan produsen nah Indo konsumtif-nya. Gak mau juga kan negara produsen membuat negara konsumtif kayak Indo untuk berfikir lebih maju. Yaa segala macam caralah agar produk yang mereka buat laris manis. Dan jugaaa masalahnya, pemerintahan Indo gak serius membangun transportasi yang memadai buat masyarakatnya, jika nih mereka serius kerja tidak UUD (Ujung-ujungnya Duit), ya pastilah masyarakat kalau udah difasilitasi dengan transportasi yang cepat, nyaman pasti akan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Tiap mau ke kampus dan pulang ke kampus aku selalu melihat mobil dengan dikendarain seorang diri dan mobil dia makan space jalan yang banyak. Sedangkan aku dengan sedihnya, angkot aja ngetem bisa ngabisin waktu kurang lebih stngah jam dijalan, curhat dikitlah ya, belum lagi asap...