Dendam dibalas Dendam
Kali ini adalah cerita tentang dendam huahaha, gak tahu kenapa aku lagi demen nulis.
Kalau ceritain sakit hati pasti semua orang pernah merasakannya sampai-sampai ada keinginan untuk membalas rasa sakit hatinya dengan cara yang keji. Bagi aku dendam itu kayak lingkaran setan yang gak berujung. Si A merasa tersakiti sama si B dan si A membunuh si B dengan cara kejam, dan mungkin saja keluarga B tidak terima atas perlakuan si A dan ingin membalas dendam. Yak gitu aja terus sampai dunia kiamat.
Aku sering nonton anime, hahaha lagi-lagi anime dijadikan referensi. Tapi sih ya, ada benarnya juga gitu. Kayak death note, Light Yagami-kan ingin menciptakan dunia yang damai tanpa kejahatan tapi dia kan termasuk jahat juga yang merenggut hak hidup orang lain sedangkan dia hanya manusia, sejahat jahatnya manusia tidak ada hak untuk bertingkah seperti Tuhan yang mengambil nyawa orang lain. Itu menurutku yaa.
Jika dendam didunia ini tidak ada, maka dari dulu tidak akan ada yang namanya perang dunia, manusia hanya bisa menyayangi satu sama lain, pernah tahu kan perumpamaan, manusia itu ada 7 sifat buruk ?
Pertama sloth yaitu kemalasan, setiap manusia pasti pernah mengalami rasa malas untuk mengerjakan tugasnya. Aku yang menulis ini pun sering dilanda kemalasan yang berakibat fatal.
Kedua, wrath yaitu amarah, siapa sih manusia yang gak pernah marah ?
Buku kesayangan kita disobek aja marah, karya kita dihina saja kita bisa marah.
Ketiga, greed yaitu keserakahan, contoh seperti para koruptor, mereka telah digaji yang memadai tapi selalu saja kurang, untuk biaya jalan-jalan atau untuk biaya keluarganya yang pengeluaran mereka semakin membesar.
Keempat, envy, yaitu iri hati, siapa sih manusia yang gak pernah merasa iri ?
Contohnya saja makhluk seperti wanita, terkadang wanita iri dengan kecantikan wanita lain, sehingga menjelekkan dia dibelakang atau membully orang yang membuat dia iri.
Kelima, gluttony, kerakusan, pernah tahu kan manusia itu tidak bisa makan banyak walaupun dia ingin makan makanan apapun, dia membeli makanan dengan membabi buta tapi tidak bisa habis saat memakannya dan akhirnya makanannya dia buang. Itulah perumpamaan kerakusan.
Keenam, pride, kebanggaan, oke jika memiliki rasa bangga itu bagus, tetapi jika memiliki rasa bangga yang berlebihan bukannya malah menjadi tidak baik ?
Contohnya : Aku orang Jawa, didunia ini tidak ada orang yang lebih baik dari orang Jawa. Terkesan jadi merendahkan orang lain bukan ?
Ketujuh yaitu lust alias nafsu, setiap manusia pasti memiliki rasa nafsu, contoh : misalnya ada yang ingin membeli tas yang supermewah tapi malah sampai lupa tentang keluarganya, dia beli tas, keluarga-nya jadi makan indomie tiap hari.
Akibat dari sifat-sifat diatas yang membuat manusia berbuat jahat dan selalu membalaskan dendam-nya. Jika manusia sifatnya sebaik Nabi Muhammad SAW maka, damailah dunia ini, tidak ada pertikaian, tidak ada salah paham yang membawa petaka, tapi sayangnya, itulah yang membuat manusia berbeda, manusia diberikan akal yang dapat membuat dia berfikir tentang logikanya sendiri. Bukankah malaikat juga bertanya kepada Allah SWT kenapa manusia dijadikan khalifah dimuka bumi ini ?
Karena malaikat tahu bahwa manusia itu bisa saja membuat kehancuran, karena sifat-sifat tiap-tiap manusia bisa berbeda-beda.
Dan yak, seburuk buruknya perlakuan manusia lain kepadamu maka tahanlah amarahmu, karena amarahmu bisa membuat situasi semakin rumit, hilang akal sehat. Dan berakibat-nya pertikaian.
Komentar
Posting Komentar