Pembahasan Webtoon The Second Marriage

Source : google.com

Kali ini aku mau membahas webtoon dengan judul The Second Marriage, atau bisa cek-cek disini
Sebelumnya ini dari webnovel yang lebih dikenal Remarried Empress lalu di adaptasi ke versi komik. Aku ambil pembahasan tentang 3 tokoh saja, sang ratu, raja dan selir.

Kenapa aku ingin membahas mereka bertiga ?
Karena menarik aja gitu hahaha, dan ingin kembali menulis review-an.

Jadi secara garis besar, cerita webtoon ini adalah kisah seorang ratu bernama Navier dari kerajaan Dongdae, ratu adalah seorang wanita yang cantik, anggun, cerdas, pintar mengontrol emosi dan sangat menjaga martabat dirinya. Maka dari itu ia terkesan dingin, jutek dan angkuh.
Semula kehidupan ratu aman damai saja, sampai sang Raja Dongdae bernama Soviesch mempunyai selir bernama Raszta, karena kehadiran si selir ini nih sedikit demi sedikit mulai terjadi kehancuran pada rumah tangganya.

Ini dia para penampakan 3 orang yang akan aku bahas :

1. Navier sang Ratu


2. Soviesch sang Raja & Raszta sang Selir


Nah dari cerita singkat tersebut yang mau aku bahas adalah :

Perbedaan Latar Belakang Ratu dan Selir
Navier lahir dari keluarga bangsawan yang secara turun temurun dididik untuk menjadi ratu, sudah pasti ia adalah seseorang yang kaya raya yang sudah sering mendapatkan banyak perhiasan. Serta pendidikan yang tidak main-main, karena sudah diminta dari remaja untuk menjadi ratu selanjutnya.

Raszta adalah seorang budak, dalam kerajaan Dongdae, seseorang menjadi budak karena telah melakukan kesalahan, sehingga untuk menebus kesalahannya ia harus menjadi budak. Ia miskin, pakai baju lusuh, tidak terdidik, jadi dia tuh rada naif orangnya, tapi naif yang tidak bersahaja haha.

Jadi kalau dilihat kontras banget kan ?
Yang satu wanita pintar yang terdidik, yang satu wanita culas yang menginginkan cinta, tidak ada salahnya memang menginginkan cinta, tapi...... jangan terlalu maruk.

Alasan sang Raja Cinta Buta pada Selir
Suatu ketika sang raja sedang berburu kalau gak salah, lalu di tengah hutan bertemulah ia dengan seorang wanita cantik yang lucu nan lugu. Raja iba dan membawanya ke istana.
Sampai sini aku yakin dan berasumsi bahwa raja tahu ia adalah seorang budak yang kabur, lalu ketika sang budak dalam masa perawatan, hubungan mereka makin mesra.

Apa coba yang buat raja jatuh hati pada sang selir ?
Karena cewek ini tuh di mata raja, seorang wanita rapuh yang perlu dilindungi, dan bagi raja dia tuh lucu, polos, yang dikasih perhiasan sedikit saja senangnya bukan main.
Dari sini sang raja mulai membandingkan dengan ratu yang terkesan kaku, dan dingin.
Yang satu hangat, yang satu dingin begitu pikirnya.
Yang satu dikasih perhiasan sederhana senangnya bukan main, yang satu menerima dengan etika santun. Jadi bagi raja yang meluapkan emosinya terasa lebih tulus dan manusiawi.

Apakah Navier Sedingin Itu ?
Mari guys, aku kenalkan dulu *elah kayak ibunya aja.

Ketika kecil hingga remaja, Navier tuh gak sedingin itu kok, malah sebenarnya waktu remaja Navier berhubungan baik dengan Soviesch. Lalu kenapa ia berubah ?
Ia berubah ketika harus menjadi ratu, ketika sudah menjadi ratu, pasti banyak paparazzi-nya, apalagi sama bacotan para tetangga. Jadi kalau ada celah sedikit saja, Navier akan di ghibahin.

Dan lagi, ia jadi sulit untuk membuka diri, sehingga terkesan dingin dan kaku.
Jadi apakah ia sedingin itu ?

Iya dia dingin untuk orang yang tidak mengenalnya, tapi bukan berarti Navier tidak bisa berempati dan tidak bisa bersikap manis, ia hanyalah wanita yang harus terlihat kuat untuk posisinya sebagai ratu, jadi gak bisa langsung marah walau ingin marah.

Apakah Raszta Sepolos Itu ?
Okee, mari aku kenalkan kembali.

Dia budak, kenapa jadi budak karena dia ada kesalahan di masalalu, makanya untuk menebus kesalahannya diharuskan jadi budak. Lalu ia kabur, artinya dalam hukum peradilan kerajaan Dongdae, ia telah lalai dalam menebus kesalahannya.

Ia manusia yang haus akan cinta, sehingga jadi tamak.
Karena kehidupan sebelumnya sulit, jadi ketika dikasih hidup enak, dicintai, dicukupi secara material, ia jadi punya mimpi harus mendaki setinggi mungkin agar tidak kembali ke kehidupannya di masalalu.

Karena dia selir, dan selalu dicekokin kalau selir mah bisa kapan saja dibuang oleh raja, berbeda dengan ratu. Dan lagi raja bisa mempunyai selir sebanyak yang ia mau, jadi hari ini boleh saja raja cinta buta, esok siapa yang tahu kan ?

Jadi karena takut semua perhatian, cinta, nafkah yang raja beri ke dia hilang, ia jadi tamak dan menghalalkan segala cara agar dia selalu diperhatiin, dicintai, dan dinafkahi.

Jadi dia polos ?
Eum, polos sih kadang-kadang karena dia gampang dihasut, tapi dikit saja, selebihnya mah tamak banget dia.

Sikap sang Raja terhadap Ratu dan Selir
Ini raja agak sakit sih emang, karena cinta jadi membutakan segalanya.

Pertama, dia orangnya kaku, sehingga tidak bisa mengekspresikan perasaanya dengan benar ke ratu. Jadi hubungan kedua orang ini jadi makin jauh dan menjauh.
Jadi ketika bertemu Raszta, yang rada centil raja dengan mudah menyambutnya.
Sehingga mulai jatuh hati raja pada Raszta.

Selayaknya orang yang mabuk cinta,
Jadi gak logis aja gitu pikirannya, pokoknya Raszta gak pernah salah, harus benar.
Dinasehatin sama ratu malah nyolot, seolah-olah merasa ialah yang paling tahu mana yang terbaik.

Tapi ketika lagi ada masalah minta tolongnya ke ratu terus, ketika Raszta yang buat salah, dimatanya itu kesalahan ratu bukan Raszta.

Jadi dalam perbedaan sikap ini, dia gak layak buat punya selir, karena tidak bisa jadi kepala rumah tangga yang baik, tidak bijaksana. Gimana kerajaannya bisa jaya terus kalau raja modelan gini.


Kesimpulan
Dari 3 karakter ini, sudah mencontohkan kenapa kehidupan dalam rumah tangga bisa retak.

1. Sang istri yang tidak bisa bersikap manis, terlalu mandiri.
2. Sang suami yang tidak dimanja dan tidak bisa memanjakan dan membuat istrinya bisa menjadi terbuka.
3. Selingkuhan yang pintar bersikap manis dan lugu untuk mendapatkan cinta yang ia mau.

Walau Navier dan Soviesch menikah secara politik, tapi sebenarnya mereka ada kok perasaan suka walau mungkin 60% yah.
Buktinya ketika Navier tahu kalau Raszta akan dijadikan selir, ia merasa tersinggung, marah, tidak suka dengan Raszta, dan merasa kesal dengan segala kebodohan dan cinta buta si Soviesch.

Ketika Navier terlihat dekat dengan pria lain, Soviesch merasa cemburu.

Dan walau pahit, memang kenyataan bahwa seorang istri yang tidak memanjakan suami itu pasti potensi suami selingkuh lagi akan lebih besar. Gak semua loh tapi potensinya lebih besar.
Apalagi modelan cowok seperti Soviesch, yang tidak mengerti mengekspresikan cintanya, baru bisa berekspresi ketika si cewek duluan yang bersikap manja ke dia.

Istilahnya, cowok suka cewek yang membuat bahwa si cowok ini dibutuhkan.
Nah, Navier terlalu alpha, ia seolah manusia mandiri yang bisa mengerjakan semuanya sendirian, sehingga Soviesch merasa tidak dibutuhkan.

Dari cerita webtoon The Second Marriage, jadi belajar, menjaga martabat itu memang perlu. Tapi jika sudah suami istri, harus bisa lebih berusaha terbuka dan lebih membagi beban kehidupan dengan suami, sehingga suami jadi merasa "Oh dia membutuhkan saya."

Dan sebagai suami, harus lebih bisa mengambil hati istri dengan memberikan bentuk perhatian yang tipis-tipis lama-lama jadi tebal hahaha. Yakin sih, lama-lama pasti luluh juga.
Jadi gak langsung kasih bentuk perhatian yang tebal-tebal, seperti terus-terusan memberikan hadiah berupa barang terus. Lah si cewek aja kaya bisa beli sendiri. Jadi bentuk perhatian yang action-nya mana ?

Jadi seperti itu,
Dalam hal ini aku berusaha melihat dari berbagai sudut pandang, jadi tidak terus mendukung 100% ke Navier.

Dan lagi emang sudah ditakdirkan penulis mereka tuh, kalau mereka cerai hahahah.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu dengan tema "Rumah"

Jika Kau Warna