Review Berbagai Film
Haaiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Lagi semangat nulis lagi karena akhirnya semangat menonton film itu memuncak, karena baru aja langganan Netflix lagi, soalnya manhwa atau webtoon sudah pada aku bacain, aku merasa kosong wkwkw, jadi harus mencari sesuatu untuk mengisi kekosongan itu.
Okeh, ini dia beberapa judul film yang aku lihat di bulan Feb 2021.
1. Space Sweepers
Source : Allkpop.com
Menonton film ini karena penasaran akan seperti apa sci-fi dari Korsel, dan yak film ini memanjakan visual mata guys. Apalagi buat cewek, melihat bapak Song Joong Ki tuh yah, imut banget !
Film ini bercerita tentang bumi yang sudah tak layak huni, tandus banget, dan untuk beberapa orang ada yang tinggal di angkasa dengan membuat rumah koloni disana dan tentu saja mempunyai mimpi untuk bisa pindah ke Mars. Ohiya walau bumi sedang porak poranda tetap saja masih ada manusia yang tinggal disana dengan bantuan alat seperti masker gas gitu, okeh sampai sini jadi keingat film Elysium.
Dan menariknya, di film ini gak 100% orang-orang Korsel aja aktornya, tapi orang dari banyak negara lah yah, dan mereka pakai bahasa dari negara masing-masing gitu dan komunikasi dengan alat penerjemah. Nah ini poin plus dari aku.
Disini ada 4 tokoh utama lah ya, yang di poster pokoknya, mereka kerja sebagai hunter barang rongsokan luar angkasa kayak satelit yang dah mati atau pesawat untuk dijual, lalu suatu ketika mereka berhasil dapat barang rongsokan dan ketika lagi cek malah ada anak kecil disana yang diisukan sebagai bom berbahaya. 4 karakter ini yang miskin banget dan masing-masing dari mereka ingin uang, maka mereka berusaha mengembalikan anak ini kepada organisasi hitam dengan berharap dapat imbalan uang.
Tapi apakah mereka berhasil ?
Saksikan kisah selanjutnya di Netflix.
Aku gak mau spoiler, tapi secara garis besar itu yang terjadi di film-nya, dan pendapat aku, film ini kurang gigit, aku merasa kayak keong waktu nonton film ini dengan "Ha ?"
Merasa banyak plot hole, tapi yaah lumayan menghibur lah yah, dalam film ini ingin sedikit plot twist gitu tapi ke tebak sih.
Skor dari aku 7/10
2. Friend Zone
Source : google.com
Ini film tahun 2019 sih, dulu pernah lihat trailer-nya dah berharap banget mau nonton tapi lupa, dan saat ini ada di Netflix. Tipe film kayak gini ngangenin banget tahu, romance yang gak terlalu cringe, lucu gemesin gitu, akting mereka terlihat natural apa adanya.
Sepanjang cerita dibuat ngakak sama tingkah mereka berdua, mereka berteman dari SMA dan pertemanan itu berlanjut hingga 10 tahun lamanya, cerita diawali dengan Palm sebagai nama tokoh cowoknya bercerita tentang dia yang masuk friend zone ke geng sesama yang memiliki nasib serupa. Dia cerita kalau yang paling nyesek adalah ketika si Gink nama tokoh ceweknya yang punya pacar.
Hubungan mereka ini jelas tidak sehat, walau Gink punya pacar, tetap nyamannya selalu sama Palm, begitu juga dengan Palm, walau ada gebetan atau pacar, tapi prioritasnya tetap Gink, bucin akut sih Palm ini.
Kalau aku bilang kenapa mereka gak bisa memutuskan secara benar hubungan mereka karena salah Palm sendiri diawal, dengan terikat kata teman, artinya tidak berpisah, karena bagaimanapun teman selalu ada. Dan lagi Gink merasa trauma dengan ayahnya yang selingkuh.
Jadi bagaimana kisah mereka ?
Tetap temankah ?
Ayoo nonton film-nya hehehe.
Kalau pendapat aku sama film ini, fresh dalam artian menyegarkan untuk rasa haus akan hiburan, enggak yang berat filmnya, tapi ringan dan asyik untuk dilihat ketika butuh yang lucu. Memang yah romance comedy aku lebih suka dari film Thai.
Skor dari aku 7.5/10
Source : en.wikipedia.org
Ketika nonton film ini harap dengan keadaan mental yang lebih stabil agar gak merasa terhipnotis untuk melakukan hal yang sama, hanya sebagai hiburan saja.
Film diangkat dari novel dengan judul yang sama dan ini cukup dark yah, menyorot kehidupan kasta di India, miris, sedih, kasihan dan pastinya jadi merasa bersyukur hidup tidak sesedih yang digambarkan dalam film ini.
Agak mirip dengan parasite yah.
Diceritakan bahwa Balram hanya dari kasta rendahan yang pintar sebenarnya di sekolah tapi harus merelakan sekolah demi bantu keluarganya, ayahnya sakit dan tidak lama setelah itu meninggal. Balram tinggal dalam desa yang kumuh dan hidup dalam 1 atap dengan penuh banyak anggota keluarga di rumah yang kecil, tidur empit-empitan. Suatu ketika ketika melihat anak tuan tanah datang ke desa tersebut, Balram termotivasi untuk menjadi supirnya dan menjadikan dia sebagai majikannya, agar ia bisa terbebas dari jeratan keluarganya.
Dia sosok yang ambius banget dalam sesuatu yang ia kejar, ketika akhirnya dia bisa dapat kerja, yaitu jadi supir, dia loyal sama majikannya tapi bukan berarti dia pure 100% baik pada saat itu, dia punya motivasi yang singkirkan apapun halangan untuk bisa sedikit lebih sukses. Majikannya ini baik sebenarnya, anak tuan tanah pernah sekolah ke luar negeri jadi gak semena-mena banget sama yang kastanya rendah, dan istrinya itu besar dan tumbuh di luar negeri jadi wawasannya lebih terbuka dibanding lingkungan keluarga suaminya yang kolot.
Hidup tidak selalu mulus saja kan ?
Disinilah kehidupan Balram yang loyal ini ke-trigger untuk melakukan sesuatu yang menurutnya itu pantas ia dapatkan, karena loyal aja gak dihargai cuy. Jadi buat apa, toh tetap miskin juga.
Ingin lihat perkembangan mental Balram selanjutnya ?
Dan kesulitan yang dia alami ?
Serta kelicikannya ?
Segera nonton di Netflix.
Akhir kata, permasalahan di India itu kompleks banget yah, bisa dikatakan Indo juga se komples itu.
Adat istiadat disana masih kental banget, yang harus hidup seatap sama seabrek anggota keluarga dan menghidupi merekalah, yang perihal kastalah, nyatanya di India sana daerah kumuhnya ya masih seperti itu.
Skor dari aku 8.5/10
4. The Call
Source : en.wikipedia.org
Film ini memiliki unsur ruang waktu yah, tapi gak bikin pusing sih, karena mereka pakai lintas 1 dimensi aja, jadi gampang untuk dinikmati.
Suatu ketika, Park Shin Hye sebagai Kim Seo Yeon kembali ke desa kampung halamannya, dia menempati rumah yang antik di desa tersebut, ia tinggal sendiri, ibunya dirawat dirumah sakit di daerah tersebut. Ketika tinggal dirumah yang antik itu, ia berusaha mencari telfon rumah karena dia kehilangan handphone-nya saat pulkam.
Setelah menemukan telfon rumah, dia berusaha untuk telfon ke nomor HP-nya dan terhubung, tapi yang menemukan tidak ada itikad baik-lah, ia ingin minta imbalan uang terus mematikan telfon begitu saja. Tidak lama ada telfon yang masuk, seorang wanita menelfon dengan nada ketakutan meminta tolong. Seo Yeon bingung dong, dan awalnya dia merasa "mungkin salah sambung".
Tapi telfon dari wanita ini terus saja ada, suatu ketika ketika lagi mau memajang photo keluarga, Seo Yeon mendapati ruangan rahasia dirumahnya, dan dia menemukan diary seorang wanita. Dia mencari tahu wanita tersebut ke pemilik kebun strawberry, tapi si pemilik enggan mau bercerita.
Bagai sepotong puzzle yang tersusun, Seo Yeon akhirnya mengetahui bahwa wanita yang sering menelfonnya adalah dari masa lalu di tahun 1999 bernama Oh Young Sook, mereka jadi berteman dan saling berbagi informasi, terutama tentang masa depan. Seo Yeon bercerita bahwa ayahnya sudah meninggal dan dia membenci ibunya karena menurut dia ayahnya mati karena ibunya lupa mematikan kompor ketika memasak sehingga menyebabkan kebakaran.
Mendengar itu Young Sook memiliki ide untuk mencoba menyelamatkan ayahnya, dan jreng berhasil dong, ayahnya masih hidup di masa depan. Senang dong Seo Yeon dan dia menikmati hidup bahagia tinggal dengan ayah dan ibunya, dan jadi sibuk sehingga tidak bisa terus-terusan mengangkat telfon dari Young Sook. Tentu saja Young Sook merasa marah, sudah dibantu kok jadi melupakan aku, padahal aku hidup menderita, begitulah sekilas pemikiran Young Sook.
Suatu ketika ketika sedang telfonan, Seo Yeon mendengar Young Sook disiksa oleh ibu tirinya yang dukun, ibu tirinya mengambil telfon dan memperingati Seo Yeon untuk tidak lagi telfonan dengan anaknya kalau tidak ingin terbunuh. Mendengar hal itu Seo Yeon iba, dan harus melakukan sesuatu untuk sang penyelamat hidupnya. Seo Yeon berusaha mencari tahu tentang Young Sook di internet, dan menemukan berita bahwa ibu tirinya akan membunuh Young Sook.
Mengetahui itu, Seo Yeon kalang kabut. Akankah Seo Yeon berhasil menyelamatkan Young Sook dari ibu tirinya ?
Saksikan di platform streaming film favorite kalian.
Menurut aku tema thriller kayak gini gak terlalu unik yah, akting para pemainnya okeh, Park Shin Hye gak diragukan lagi ekting nangisnya, begitu juga dengan sosok misterius Young Sook. Kadang di akhir film agak gak masuk akal soalnya bagaimana bisa Young Sook terus bertahan di rumah itu ?
Padahal di lingkungan tersebut banyak orang yang .........
Masa karena kurang bukti, polisi gak ngecek rumahnya gitu.
Okeh kalau gitu skor dari aku 7.8/10




Komentar
Posting Komentar