Haloooo, Ingin curhat karena sedang resah, kalau resah harus ada yang ditulis, walaupun tidak langsung menemukan jawabannya, tapi akan jadi menertawakan kebodohan diri sendiri >.<
Belakangan aku lebih sering dengerin lagu jepang dah, akuu lagi suka banget sama n-buna atau Yorushika, karena warna musiknya tentu saja lembuuuuut. Bisa cek-cek disini
Yang paling aku sukaaa itu yang judul english-nya eat the wind, kalau mau cek terjemahannya bisa cek disini, ada catatan side note si penerjemahnya deh. Lagunya cocok buat manusia yang hidup dalam dunia abu-abu, monoton, hanya mengamati, hanya masukin barang-barang gak guna ke keranjang belanja online tapi gak pernah di check out hahahah.
Dengerin deh .....
Gimana, walau menceritakan tentang perasaaan yang hampa, tapi lagunya gak hampa sama sekali, enakeun beut !
Aku paling suka pas bagian "hm hm hm" hahaha, sama "anata dake .. anata dake", itu kayak apa yah, kayak bilangin ya hanya dirimu yang masih tersisa, hanya ada roh dan tubuhmu saja.
Sama satu lagi lagu yang aku suka dari Yorushika, yaitu judul eng-nya Firework Beneath My Shoes.
Untuk yang penasaran artinya apa, sebenarnya di video-nya ada lyric berbagai bahasa sih, ada Indonesia, ada Eng tapi tentu saja mengerti lagu bahasa Jepang itu sulit walau sudah diterjemahkan, bisa juga cek terjemahannya disini, arti lagunya sedih-sedih yah ?
Banyak lagi Yorushika yang lain aku suka, coba dengar juga yang jadi soundtrack film A Whiskar Away, aku tahu Yorushika enggak dari film sih, dari Kanae hahaha, lagu pertama yang aku dengar itu Yoake no Hotaru, artinya bisa cek disini.
Ini pencipta lagunya sendiri yang nyanyi.
Menurut aku lagu Jepang itu dalem banget sih, berbagai aspek, tentang kehidupan iya, tentang percintaan iya, tentang hal kelam-kelam iya, yang ceria-ceria iyaa, ada semua pokoknya.
Okeeh next, karena ada menyinggung Kanae sedikit, maka aku akan cerita, aneh yaaah, umur segini seleranya vtuber ?
Kadang malu sama umur wkwkw, tapi Kanae itu mood booster banget untuk saat-saat ini, dia yang dramatic, dia yang lucu gemesin, dia yang lagi serius ketika main game, dia yang jahil-nya minta ampun, dia yang rada ehem gila, mood booster banget dah, tapi terlepas itu semua, dia sosok yang soft sih. Aku lagi ingin nabung, karena kalau ada nendoroid Kanae, aku mau beliiiiiiiii.
Kanae itu, dimasa depan akan menghilang, I mean, dia itu kan terikat dengan perusahaannya saat ini, chara 2D yang dia build akan menghilang ketika dia benar-benar memutuskan akan pensiun. Tidak seperti oppa Changmin dan dedek Mark yang masih bisa kelihatan sosok wajahnya, Kanae hanya chara 2D yang disuarai oleh pria dengan suara kalem yang aku gak akan tahu dia siapa. Kayaknya dah 7 bulan aku masih suka nonton streaming Kanae, hahaha, dasar buang-buang waktu dan kouta saja, gak apalah mumpung masih single wkwkwk, itu kata-kata magic ketika aku lagi ingin impulsif.
Aku itu suka jajan, ketika ingin sushi, tapi kayaknya budget sudah tipis, kata-kata magic terlintas di kepala, "mumpung single, kapan lagi bisa makan enak hampir tiap minggu ? siapa lagi yang akan membahagiakan dirimu kalau bukan kamuuu, gaji masa dibayar buat cicilan ini itu, buat kesenangan jugalah !"
Aku gak nyesal kalau boros ke makanan, tapi masih suka menyesal kalau beli barang, makanya aku lebih pelit perihal barang, HP aja baru ganti setelah kurleb 4 tahun pakai, laptop masih pakai kantor, dan masih maju mundur mau beli, baju ?
Kayaknya aku mood beli baju kalau pas setahun sekali dah. Skin care ? hal yang wajib sama wanita ? Haaa entahlah, aku gak wanita banget, makanya muka jerawatan, niat doang, masukin keranjang tapi jarang di checkout. Gajiku tentu saja habis buat makanan, kouta dan Genshin, gilaa prinsip hidupku gak akan mau mengeluarkan sepeser uangpun buat game online, karena kalau publisher-nya tutup, nyesek coy, kalau kangen mau main, susah.
Dan genshin game online pertama yang buat aku impulsif, gak topup gila-gilaan buat gacha tapi lebih nabung primogem dikit-dikit haha. Masih dikit lah pengeluaran aku daripada Kanae wkwkwk.
Tapi mayan uang-nya buat beli game yang offline gitu, game yang bisa dimainkan kapanpun jika ada mood.
Terus, belakangan aku baru menyadari bahwa hidup diatas perahu dilautan luas, terombang-ambing gak jelas, aku baru tahu, aku gak ada keinginan apapun, hanya menjalani kehidupan yang dibawa ombak aja gitu. Lalu, aku semakin termenung, aku mau apa ? aku harus apa ? aku bahkan berhenti menulis bucket list. Menyeramkan, aku harus mencari sesuatu hal lagi, dan aku itu jadi makin hidup dalam dunia yang aku hidup sendiri, duniaku, yang aku sendiri sulit keluar, dan sulit untuk membiarkan orang lain masuk. Sebenarnya menyenangkan berada di duniaku tapi masa aku harus terus seperti itu ?
Sekian kegelisahan ini, sebenarnya banyak, aku terkadang juga terlalu memikirkan skenario terburuk di masa depan, aku takut Indonesia bukan tempat yang nyaman untuk ditinggali di masa yang akan datang. Well, mungkin seluruh dunia, jika tiba saatnya nanti hidup makin sulit, tentang bertahan hidup, kayaknya aku mati lebih dulu karena gak punya skill apa-apa untuk bertahan hidup.
Source : google.com Kali ini aku mau membahas webtoon dengan judul The Second Marriage , atau bisa cek-cek disini Sebelumnya ini dari webnovel yang lebih dikenal Remarried Empress lalu di adaptasi ke versi komik. Aku ambil pembahasan tentang 3 tokoh saja, sang ratu, raja dan selir. Kenapa aku ingin membahas mereka bertiga ? Karena menarik aja gitu hahaha, dan ingin kembali menulis review -an. Jadi secara garis besar, cerita webtoon ini adalah kisah seorang ratu bernama Navier dari kerajaan Dongdae, ratu adalah seorang wanita yang cantik, anggun, cerdas, pintar mengontrol emosi dan sangat menjaga martabat dirinya. Maka dari itu ia terkesan dingin, jutek dan angkuh. Semula kehidupan ratu aman damai saja, sampai sang Raja Dongdae bernama Soviesch mempunyai selir bernama Raszta, karena kehadiran si selir ini nih sedikit demi sedikit mulai terjadi kehancuran pada rumah tangganya. Ini dia para penampakan 3 orang yang akan aku bahas : 1. Navier sang Ratu 2. Soviesch...
Kali ini aku akan bercerita dengan lagu-lagu yang aku tahu dengan tema rumah. Bagi aku lagu dengan tema rumah selalu bisa menggambarkan situasi yang kadang rindu, pemberontakan, penyesalan, berdebar, cemas dan tentu saja nostalgia ! Rumah itu selalu dekat dengan sebagian orang, ce ilah. Dimana rumah merupakan tempat tinggal manusia yang ditinggali dengan anggota keluarganya, atau tempat tinggal sementara yang di dalamnya bermacam-macam orang. Dalam perkara rumah, ada yang cari-cari rumah, ada yang gak punya rumah, ada yang pergi dari rumah, ada yang nyewa rumah dulu. Di dalam rumah, ada yang merasa kepanasan, kedinginan, bocor, tak beratap, sunyi, berisik, cerah, nyaman dan berbagai lainnya. Okeh, langsung saja ini dia list lagu dengan tema rumah yang aku sukaaa : 1. Sigrid - Home to You Kalau aku menafsirkan lagu ini adalah cerita tentang seseorang yang bertualang, tapi dalam petualangannya dia merasa sepi, tidak ada tempat berteduh di luasnya dunia tanpa rumah yang membuat dia m...
Jika kau adalah warna, warna seperti apakah kau ? Warna yang kalem ? Warna yang berani ? Warna yang gelap. Aku akan menceritakan warna-warna itu. Source: google Pada awalnya kau adalah sang merah menyala dalam hidupku. Mematikanku dalam sesaat. Cemburu yang seharusnya tak pantas diperlihatkan. Terbakar akan cahayamu. Resah yang aku perlihatkan begitu kuat. Mata yang tak mampu aku pandang. Kau sang merah menyala kala itu. Kecewa yang aku pendam, menitikkan warna-warna hitam pada merahmu. Ya aku yang menghitamkan merahmu. Ya akulah yang masih merasakan resah akan pertemuan singkat. Aku yang kecewa dan senang bila bertemu denganmu. Akulah salah satu yang melihatmu bagai merah yang menyala. Dan akulah yang merasa menjadi hitam pekat bila bertemu denganmu. Ah aku sang tak tahu diri yang masih saja merasa terbakar saat kau ada. Source : google Biru itulah kau, Warna keresahan yang memilukan. Entah sejak kapan warnamu me...
Komentar
Posting Komentar