Pahit dan Manis

Saat sendiri dan berfikir, tanpa sadar otak memutarkan setiap kejadian yang manis dalam hidup, maupun yang pahit. Kenapa bisa menyimpan memori yang manis dan pahit saja ?

Karena setiap kenangan yang indah adalah hal yang paling menyenangkan yang pernah terjadi dalam hidup, yang pahit akan mengingatkan kita untuk tidak jatuh ke dalam lubang yang sama.

Tapi....
Terkadang, disaat mengalami titik terendah dalam hidup, ada kalanya merasa jenuh, bosan, tidak tahu alasan kenapa dulu memilih keputusan seperti ini, marah pada diri sendiri dan berakibat jatuh pada lubang yang sama. Kenapa hati manusia itu gampang sekali berubah-ubah. Dunia orang dewasa itu sungguh berat, ada hal yang tidak boleh lagi kita lakukan mengingat umur, meninggalkan apa yang mungkin kita sukai karna sudah tidak pantas tetap melakukannya. Harus bersikap menjadi contoh yang baik buat masyarakat, tegar, dan menjadi pribadi yang kuat.

Hal yang pahit dalam hidup lebih banyak dirasakan daripada hal yang manis. Setiap manusia pasti bertanya-tanya kenapa seperti itu. Mungkin jika manusia mengalami hal yang lain daripada biasanya dia akan bersyukur dan mengingatnya untuk tetap berusaha sekuat tenaga agar dia bisa merasakan hal yang manis lagi.

Tapi, ketika sudah merosotkan diri terlalu jauh, ketika mencoba bangkit, terasa lebih melelahkan lagi. Kalau putus asa dan merasa lelah tidak ingin memaksakan diri untuk terus mendaki ke tempat yang tinggi, akhirnya kembali merosotkan diri lagi. Apakah melakukan sekuat tenaga sendirian itu mustahil, atau malah dibantu oleh orang lain membuat menjadi pribadi yang manja dan bergantungan ?

Ada banyak hal didunia ini yang sulit untuk dimengerti, terkadang merasa iri jika manusia lain memiliki kelebihan yang lebih dari pada yang tidak, kadang ada terbesit pikiran jahat tentang dia gampang melakukan apa saja karna dia memang pintar atau jenius, berbeda dengan yang biasa-biasa saja yang merasa kelelahan untuk menjadi pintar. Hal ini tentu saja salah, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, daripada tidak mensyukuri apa yang kita punya dan berfikir bahwa dia bisa segalanya tanpa kita ketahui mungkin saja dia belajar lebih keras daripada kita manusia biasa yang belajar setengah-setengah tapi tetap ingin menyalahkan orang lain bukan diri sendiri. Ada juga yang sudah menyalahkan diri sendiri tapi tidak tahu bagaimana caranya untuk bisa menang melawan diri sendiri. Gampang saja memang untuk mencoba bangkit kembali, memaksa untuk tetap berusaha lebih lebih keras lagi. Tapi tetap saja rasa lelah itu tidak bisa dia atasi dengan kekuatannya sendiri.

Di dunia ini banyak manusia yang putus asa tentang percintaan, aku tidak begitu mengerti tentang ada manusia yang begitu merasa dunia akan kiamat ketika mengalami putus cinta. Aku tidak mengerti tentang ingin bersama seseorang tapi tidak menyukai sifatnya, aku tidak mengerti semua hal yang tidak berlogika seperti itu. Mungkin ini yang dinamakan kesakitan tiap orang itu relatif. Ada banyak didunia ini tentang kesakitan, ada yang merasa tidak tenang karena adanya perang, ada yang merasa sakit tidak bisa memberikan anak-anaknya pendidikan yang terbaik, ada yang merasa sakit tidak dapat pekerjaan terus menerus, ada yang merasa sakit dikhianati oleh orang yang dia anggap tidak akan mengkhianatinya. Ada yang mengalami permasalahan kompleks yang tidak dapat dijabarkan.

Di dunia ini, menjadi pintar itu memang penting, dan menjadi orang yang tidak mengerti apa-apa akan dimangsa oleh serigala. Di dunia ini, nilai adalah segalanya, di dunia ini, kamu tidak akan bertahan jika tidak menjadi pribadi yang kuat, di dunia ini, bahkan menjadi orang yang baik pun akan disingkirkan.

Tapi tetaplah tegar, karena semua kepahitan itu pasti akan ada hal indah yang tersembunyi. Dan belajarlah untuk tidak jatuh pada lubang yang sama. Semua orang boleh merasa takut, justru dari hal yang ditakutkan manusia akan berusaha survive kan ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembahasan Webtoon The Second Marriage

Lagu dengan tema "Rumah"

Jika Kau Warna