Overthinking
Source : Google
Mungkin overthinking itu adalah penyakit, dapat menyerang siapa saja terutama kaum seseorang yang menuju dewasa.
Rasa lelah dari berfikir berlebihan itu terlalu kuat. Dalam sehari mood seseoranhg bisa berubah drastis karna pemikirannya.
Banyak yang menyatakan bahwa overthinking itu bisa disebabkan karna sang pemikirnya adalah tipe perfectionist.
Kalau berkaca pada aku yang notabene sang author, aku gak punya sifat perfectionist. Kadang masih santai kalau melihat hal-hal yang berantakan, seperti kamar aku yang berantakan.
Tapi kadang merasa stres sendiri lihat kamar yang berantakan tapi apa daya tenaga dan uang yang kepakai hal yang lain belum bisa mewujudkan kamar rapih.
Back to the topic, jika ada nyempil sedikit saja salah, entah salah dalam bicara ataupun apa itu jatuhnya jadi nyesal dan berfikir terus menerus, seharusnya begini, seharusnya begitu. Capek mikir terus tapi gak bisa berhenti buat memikirkannya.
Parahnya sesuatu hal yang mungkin terfikirkan oleh ilmuan juga.
Tentang astronomy misalnya. Karna aku sangat suka berbau hal-hal astronomy walau gak pinter pinter banget jadi mikir keras banget itu otak sampai capek, sampai jatuhnya aku takut jadi mendustakan nikmat Allah.
Yang ada overthinking itu gak menyelesaikan masalah apapun, malah memperburuk masalah, karna mood jadi berubah drastis. Tenaga jadi super duper capek.
Aku ngerasa berfikir keterlaluan ini dimulai dari masa remaja.
Karna terbiasa berfikir sendiri, menyelesaikan masalah sendiri jatuhnya jadi terbiasa memikirkan segala hal.
Karna terbiasa berfikir sendiri, menyelesaikan masalah sendiri jatuhnya jadi terbiasa memikirkan segala hal.
Please my brain, can u stop talking to yourself ?
Aku capek......
Memikirkan hal yang seharusnya sudah tidak difikirkan lagi.
Memikirkan hal yang seharusnya sudah tidak difikirkan lagi.

Komentar
Posting Komentar